Pengertian Aktiva Adalah: Aktiva Tetap, Aktiva Tetap Tak Berwujud, dan Aktiva Lancar

Pengertian Aktiva Adalah: Aktiva Lancar, Aktiva Tetap dan Aktiva Tetap Tak Berwujud – Dalam ilmu ekonomi istilah akvita memang sudah tidak asing lagi di dengar. Aktiva atau istilah umum disebut dengan harta sering digunakan dalam sebuah transaksi yang dilakukan oleh perusahaan.

Aktiva mempunyai banyak jenis, baik dalam bentuk harta maupun hak. Pengertian aktiva adalah segala kekayaan atau sumber daya yang berwujud dan tidak berwujud yang dimiliki oleh perusahaan dari transaksi di masa lalu.

Pengertian Aktiva Adalah…

Aktiva

Aktiva merupakan kekayaan yang dikuasai oleh perusahaan yang berupa sumber daya baik berupa harta benda maupun hak seperti hak tagih, hak sewa, dan hak guna bangunan yang sebelumnya diperoleh perusahaan melalui transaksi atau kegiatan masa lalu. Aktiva ini diharapkan dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang.

Agar dapat diakui sebagai aktiva, kekayaan atau sumber daya tersebut harus dapat diukur dengan menggunakan satuan mata uang. Bisa menggunakan Rupiah, Dollar, atau mata uang lainya sesuai dengan situasi dan kondisi yang sebenarnya. Dan sistem pengurutan yang dilakukan harus berdasarkan kecepatan perubahan ketika dikonversikan menjadi satuan mata uang kas.

Transaksi masa lalu yang dimaksudkan adalah transaksi pinjam meminjam dengan perusahaan lain seperti bank, penerbitan saham, pembelian barang, investasi yang dilakukan perusahaan, kontrak piutang, dan transaksi lainya. Aktiva dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang ini dimaksudkan perusahaan akan menggunakan aktiva sebagai modal untuk melakukan kegiatan produksi, operasional, investasi, dan pembiayaan lain.

Jenis Aktiva Adalah…

Aktiva mempunyai tiga jenia aktiva yaitu aktiva tetap (fixed asset), aktiva tetap tak terwujud (Intagible Fixed Assets), dan aktiva lancar(current asset). Perbedaan aktiva tersebut adalah sebagai berikut.

1. Aktiva Tepat (Fixed Asset)

Aktiva tetap adalah kekayaan yang dimiliki perusahaan yang dalam pemakaianya atau umur ekonomis lebih dari 1 tahun serta digunakan untuk menjalankan kegiatan operasional perusahaan. Tujuanya agar perusahaan dapat mencapai target yang diinginkan. Aktiva tetap tidak untuk dijual kembali secara langsung atau dalam kegiatan normal.
Dalam aktiva tetap, penjualan dilakukan dalam jangka waktu panjang. Hal tersebut dilakukan agar perusahaan dapat memperoleh keuntungan yang besar. Aktiva tetap bersifat permanen serta dapat diukur dengan jelas. Selain itu, aktiva ini mempunyai wujud fisik dan diperoleh dalam bentuk siap digunakan.
Contoh aktiva tetap dalam perusahaan adalah:

a. Tanah

Tanah merupakan aktiva tetap, jika perusahaan mempunyai aktiva tetap berupa tanah maka akan diinvestasikan agar dapat memperoleh keuntungan besar bagi perusahaan.

b. Gedung

Gedung atau bangunan termasuk dalam aktiva tetap baik itu gedung kantor, toko, ruko dan lainya. Gedung tersebut akan diinvestasikan juga oleh perusahaan untuk mendapatkan keuntungan.

c. Mesin

Perusahaan pasti mempunyai mesin yang digunakan untuk operasional ataupun memproduksi barang, seperti mesin cetak, mesin tenun, mesin produksi dan sebagainya. Sehingga dapat diinvestasikan untuk memperoleh keuntungan bagi perusahaan.

d. Peralatan Kantor

Alat kantor didalamnya yaitu meja, komputer, kursi, printer, lemari arsip, dan sebagainya dapat diinvestasikan untuk jangka waktu panjang sebagai aktiva tetap. Sehingga perusahaan dapat memperoleh keuntungan dari peralatan tersebut.

e. Alat Pengangkut

Alat pengangkut adalah alat yang digunakan untuk memindahkan barang seperti truk, dan sebagainya yang dapat diinvestasikan sebagai aktiva tetap bagi perusahaan.

2. Aktiva Tepat Tak Terwujud (Intagible Fixed Assets)

Terdapat juga jenis aktiva tetap yang tidak berwujud. Aktiva tersebut merupakan hak istimewa yang dimiliki oleh perusahaan dan mempunyai nilai. Tetapi tidak mempunyai wujud fisik yang nyata. Aktiva tetap tidak berwujud tersebut meliputi:

a. Nilai Lebih

Perusahaan yang mempunyai nilai lebih merupakan keistimewaan tertentu yang dapat menguntungkan bagi perusahaan sendiri.

b. hak Paten

Hak paten merupakan hal tunggal yang diberikan pemerintah pada seseorang atau badan atau perusahaan karena penemuan tertentu.

c. Hak Cipta

Hak cipta adalah hak tungal yang diberikan pemerintah kepada badan atau perusahaan karena telah berhasil menciptakan karya seni atau tulisan maupun karya intelektual.

d. Merek Dagang

Merek dagang adalah hak yang diberikan oleh pemerintah pada perusahaan atau badan untuk bisa menggunakan nama dan lambang bagi produk yang dikeluarkan.

e. Hak Sewa

Hak sewa merupakan hak yang bisa menggunakan aktiva tetap orang lain dalam waktu yang panjang dan sesuai dengan kesepakatan.

f. Franchise

Franchise merupakan hak istimewa yang diterima oleh perusahaan dari pihak lain untuk mengkomersilkan teknik, atau formula produk tertentu.

3. Aktiva Lancar (Current Asset)

Aktiva lancar merupakan aktiva yang dapat dikonversikan menjadi kas atau uang tunai dalam waktu yang singkat atau kurang dari 1 tahun. Aktiva lancar ini dalam dikatakan cair dalam satu periode akuntansi. Contoh aktiva ini adalah:

a. Uang Tunai/Kas

Perusahaan mempunyai kas yang setara dengan kas yang disimpan di bank. Kas dapat diambil kapan saja dan dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional bagi perusahaan.

b. Surat Berharga

Surat berharga merupakan kepemilikan saham atau berupa obligasi perusahaan lain yang sifatnya sementara dan dapat dijual kembali jika dibutuhkan.

c. Piutang Dagang

Tagihan dari perusahaan pada pihak lain akibat penjualan barang yang dilakukan secara kredit disebut dengan piutang. Penagihan piutang mempunyai jangka waktu yang tetap dan sesuai dengan kesepakatan bersama yang dilakukan perusahaan dengan pihak yang ditagih.

d. Piutang Wesel

Piutang wesel merupakan surat perintah yang dikeluarkan oleh perusahaan berupa perintah untuk menagih perusahaan atau seseorang yang sudah tercantum dalam surat tersebut untuk membayar sejumlah uang sesuai tanggal yang sudah disepakati bersama.

e. Piutang Pendapatan

Piutang pendapatan menjadi hal perusahaan karena telah menyalurkan jasa namun pembayaranya masih belum diterima oleh perusahaan tersebut.

f. Beban Dibayar Dimuka

Aktiva ini merupakan pembayaran seluruh biaya yang dilakukan di awal atau terlebih dahulu sebelum tiba masa waktunya.

g. Perlengkapan

Merupakan perlengkapan yang digunakan untuk kelancaran bisnis atau usaha yang bersigat habis pakai.

h. Persediaan Barang

Barang yang dibeli  oleh perusahaan dengan tujuan untuk dijual kembali sehingga dapat mendatangkan laba.

Kesimpulan

Pengertian Aktiva adalah harta yang paling berharga dalam perusahaan karena tanpa adanya aktiva, perusahaan tidak dapat menjalankan berbagai kegiatan atau usahanya. Aktiva yang dimiliki oleh perusahaan diperoleh dengan cara sendiri baik dengan cara membeli, atau melalui pertukaraan aset, dapat juga melalui sumbangan dari pihak lain.
Mungkin sampai sekian dulu artikel mengenai Pengertian Aktiva Adalah: Aktiva Tetap, Aktiva Tetap Tak Berwujud, dan Aktiva Lancar. Semoga dengan adanya artikel ini bisa membantu aktifitas dan menambah wawasan. Terima kasih.
Bagikan artikel ini

Tinggalkan komentar