Pengertian dari Entrepreneurship (Kewirausahaan)

Halo, selamat datang di Ngeneki.com. Kali ini saya akan membahas artikel mengenai wawasan pendidikan yaitu pengertian dari Entrepreneurship  atau kewirausahaan secara umum, menurut para ahli, dan juga jika dilihat dari esensinya.

Sebelum mengetahui pengertian Entrepreneurshipjika dilihat dari esensinya, Kita harus mengetahui definisi Entrepreneurship (Kewirausahaan) dahulu secara umum. Entrepreneurship (Kewirausahaan) memiliki berbagai macam definisi yang bersifat subjektif berdasarkan tokoh pencetusnya.

Macam-Macam Pengertian Entrepreneurship (Kewirausahaan)

Entrepreneurship

Pengertian Entrepreneurship (Kewirausahaan) secara Umum

Secara umum pengertian Entrepreneurship (Kewirausahaan) adalah suatu proses berupa kegiatan kreativitas dan inovasi untuk menciptakan perubahan dengan cara memanfaatkan peluang dan berbagai sumber yang ada untuk menghasilkan nilai tambahan bagi diri sendiri maupun orang lain serta proses untuk memenangkan persaingan.

Kata Entrepreneurship diambil dari Bahasa Prancis, yaitu Entreprendreyang memiliki arti “melakukan”, “memulai” atau “berusaha melakukan tindakan mengorganisir dan mengatur”. Penyebutan Entrepreneurship mulai diperkenalkan pada tulisan Richard Cantillon yang berjudul Essai Sur la Nature du Commerce en General tahun 1755.
Menurut Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35) Entrepreneur (wirausaha) adalah subjek yang mengorganisir, mengelola dan memiliki sifat berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha.

Pengertian Enterpreneurship Menurut Para Ahli

Well, definisi Entrepreneurship secara umum masih belum cukup untuk dapat mengupas pengertian Entrepreneurship jika dilihat dari esensinya. Berikut adalah tokoh-tokoh yang turut menyumbangkan pengetahuan Entrepreneurship ke dalam ilmu ekonomi.
  1. Suryana (2013) berpendapat bahwa Entrepreneurship merupakan suatu proses untuk penerapan kreativitas dan inovasi guna memecahkan dan mencari peluang dari masalah-masalah yang dihadapi oleh setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. 
  2. Danang Sunyoto (2013) memiliki suatu pandangan tentang Entrepreneurship yaitu berupa suatu sikap untuk menciptakan hal yang baru dan juga memiliki nilai bagi diri sendiri maupun orang lain. Pengertian Entrepreneurship menurut Danang Sunyoto tidak hanya tentang mencari keuntungan pribadi smeata, namun juga mempunyai nila-nilai sosial.
  3. Hermawan Kartajaya mengemukakan pengertian Entrepreneurship bahwa Entrepreneurship  adalah suatu usaha guna menciptakan nilai melalui pengamatan dari suatu kesempatan bisnis, melakukan manajemen terhadap risiko-risiko yang memungkinkan timbul, serta mengasah keterampilan untuk berkomunikasi dan memobilisasi sumber daya yang ada di Indonesia, terutama sumber daya manusia dengan begitu Kita dapat menciptakan sesuatu yang menghasilkan.
  4.  Abu Marlo (2013) berpendapat bahwa entrepreneurship adalah kemampuan kepekaan seseorang terhadap peluang dan kemampuan memanfaatkan peluang untuk melakukan suatu perubahan dari sistem yang ada. Dalam dunia entrepreneurship menurut Abu Marlo, peluang adalah kesempatan untuk mewujudkan suatu usaha dengan harus memperhitungkan resiko yang akan dihadapi.
  5. Robbin & Coulter bependapat bahwa Kewirausahaan adalah suatu proses dimana seseorang atau suatu kolektif individu dalam menggunakan upaya yang terorganisir &sebuah sarana untuk mencari peluang sekaligus menciptakan suatu nilai yang tumbuh dengan cara memenuhi kebutuhan dan

Pengertian Enterpreneurship Dilihat dari segi Esensinya

Well, setelah mengetahui pengertian Enterpreneurship menurut para ahli, dapat kita simpulkan bahwa Pengertian Enterpreneurship  jika dilihat dari esensinya secara dasar adalah upaya untuk menciptakan suatu nilai tambah di pasar dengan proses kombinasi sumber daya yang ada dengan cara-cara baru dan berbeda agar dapat memenangkan persaingan.
Menurut Zimmerer (1996:51), nilai tambah dari esensi Enterpreneurship dapat diciptakan melalui cara-cara sebagai berikut:
  1. Pengembangan suatu teknologi baru (developing new technology).
  2. Penemuan pengetahuan yang baru (discovering new knowledge).
  3. Perbaikan suatu produk (barang dan jasa) yang sudah ada (improving existing products or services).
  4. Penemuan denganmetode yang berbeda untuk dapat menghasilkan barang maupun jasa dengan hasil produksi yang bisa dikatakan lebih banyak dan sumber daya yang lebih sedikit (finding different ways of providing more goods and services with fewer resources).
Meskipun begitu, banyak ahli yang berpendapat bahwa Enterpreneurship menekankan peran pengusaha kecil dalam kegiatannya, namun sebenarnya penekanan ini dimiliki oleh orang-orang yang berprofesi di luar wirausahawan. Jiwa Enterpreneurship ada pada orang-orang yang menyukai setiap perubahan, pembaharuan, kemajuan dan tantangan, apapun profesinya.
Jadi kita dapat menyimpulkan, bahwa pengertian Enterpreneurship jika dilihat dari nilai esensinya ada enam jenis, diantaranya:
  1. Enterpreneurship adalah suatu nilai untuk diwujudkan dengan perilaku yang menjadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi, 1994).
  2. Enterpreneurship adalah suatu nilai yang sangat dibutuhkan untuk memulai suatu usaha dan kegiatan mengembangkan usaha (Soeharto Prawiro, 1997).
  3. Enterpreneurship adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mengerjakan sesuatu yang baru (kreatif) dan berbeda (inovatif) serta bermanfaat dalam memberikan nilai lebih kepada diri sendiri maupun orang lain.
  4. Enterpreneurship adalah upaya untuk menciptakan sesuatu yang baru (kreatif) dan berbeda (inovatif) (Drucker, 1959)
  5. Enterpreneurship adalah suatu proses dalam menerapkan kreatifitas dan inovasi untuk memecahkan persoalan dan menemukan sebuah peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Zimmerer, 1996)
  6. Enterpreneurship adalah suatu usaha untuk menciptakan nilai tambah dengan jalan metode kombinasi sumber-sumber melalui cara-cara baru dan berbeda guna memenangkan persaingan.
Secara esensi yang begitu ringkas pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap berupa mental, pandangan, wawasan, pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas yang merupakan tanggungjawab orang tersebut dan selalu berorientasi kepada pelanggan. 
Lebih ringkasnya, entrepreneurship bisa diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang dapat memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawab dirinya sendiri.
Well, secara esensi subjek Enterpreneurship harus memiliki jika kerja keras, kemampuan bekerja sama dengan orang lain, berpenampilan baik, memiliki keyakinan yang kuat, pandai membuat keputusan, memiliki ambisi yang kuat, pandai berkomunikasi, mau menambah ilmu pengetahuan, dan berani mengambil resiko.

Penutup…

Itulah pengertian Enterpreneurship jika dilihat secara umu, berdasarkan para ahli serta menurut esensi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah pengatahuan Enterpreneur kita secara mendalam.Terima kasih.
Bagikan artikel ini

Tinggalkan komentar