Penelitian Eksploratif

Deskripsi: Pengertian Penelitian Eksploratif. Ciri-ciri Peneletian Eksploratif. Contoh Penelitian Eksploratif.


Selamat datang di Ngeneki. Kali ini saya akan berbagi artikel dengan topik edukasi, khususnya bahasa yang membahas tentang penelitian Eksploratif mulai dari pengertian, ciri-ciri, tujuan, dan contoh.

Sebelum menuju penelitian eksploratif, apakah kamu tahu apa itu eksploratif?.

Eksploratif adalah suatu hal yang bersifat eksplorasi, lalu apa pengertian penelitian eksploratif? simak berikut ini.

Pengertian Penelitian Eksploratif

1. Secara umum

Penelitian eksplorasi, sesuai namanya, hal ini bermaksud untuk mengeksplorasi sebuah pertanyaan penelitian.

Jadi penelitian ini tidak bermaksud untuk menawarkan solusi akhir dan juga konklusif untuk masalah yang ada.

Jenis penelitian ini dilakukan untuk mempelajari masalah yang belum bisa didefinisikan secara jelas.

Dengan kata lain, sebuah desain penelitian eksplorasi ini tidak bertujuan untuk bisa memberikan jawaban final dan konklusif untuk sebuah pertanyaan penelitian.

Tetapi hanya akan mengeksplorasi topik penelitian dengan berbagai tingkat kedalaman masing-masing.

Penelitian eksploratif merupakan sebuah penelitian awal, yang akan membentuk dasar penelitian yang lebih konklusif.

Penelitian ini bisa membantu dalam menentukan sebuah desain penelitian, metodologi pengambilan sampel, dan juga metode pengumpulan data.

Wawancara yang tidak terstruktur merupakan metode pengumpulan data primer yang paling sangat populer dengan studi eksplorasi.

Secara umum, pengertian lainnya dari penelitian eksplorasi merupakan kegiatan dalam hal melakukan suatu penganalisaan yang lebih dalam.

Berkaitan dengan suatu pengetahuan yang baru, yang mana sebelumnya belum pernah ada.

2. Menurut Para Ahli

Yusuf (2017)

Penelitian Eksplorasi merupakan sebuah studi dengan melakukan penelusuran, terutama dalam hal pemantapan konsep yang akan digunakan dalam berbagai ruang lingkup.

Sebuah penelitian yang lebih luas dengan menggunakan jangakauan konseptual yang lebih besar.

Dalam melakukan eksplorasi ini maka konsep yang matang akan menjadi goal dalam penelitian dan juga jangakauan konseptual yang lebih luas.

Morissan (2017)

Penelitian eksplorasi merupakan sebuah penelitian awal yang bertujuan untuk bisa memperoleh gambaran mengenai suatu topik penelitian yang mana akan diteliti lebih jauh.

Definitions

Penelitian eksploratif merupakan penelitian yang akan dilakukan untuk masalah yang belum bisa didefinisikan secara jelas.

Ini sering terjadi sebelum Anda cukup tahu untuk membuat sebuah perbedaan konseptual ataupun menempatkan hubungan yang jelas.

Kotler (2006)

Dalam hal ini menyatakan bahwa penelitian eksploratori merupakan salah satu pendekatan penelitian yang akan digunakan untuk bisa meneliti sesuatu yang belum Anda ketahui, belum Anda pahami, atau belum Anda kenali dengan baik.

Dalam penelitian eksploratori ini, yang akan meneliti belum memiliki gambaran tentang definisi ataupun konsep penelitian.

Disini peneliti akan mengajukan what untuk bisa menggali informasi lebih dalam lagi.

Sifat dari penelitian ini yaitu kreatif, fleksibel, terbuka, dan juga semua hal yang dianggap penting sebagai sumber informasi.

Pengertian dari Penelitian eksploratif yaitu termasuk dalam jenis penelitian sosial yang mana bertujuan untuk memberikan arti atau definisi dan juga penjelasan mengenai konsep maupun pola yang akan digunakan dalam penelitian itu sendiri.

Ciri-ciri Penelitian Eksploratif

Berikut ini ada beberapa ciri-ciri atau karakteristik dari penelitian eksplorasi, diantaranya yaitu:

  • Penelitian eksplorasi ini bukanlah studi terstruktur
  • Biasanya akan berbiaya rendah, interaktif dan juga terbuka.
  • Mengeksplorasi atau menggali berbagai topik yang sama sekali baru, yang ditandai dengan masih sedikitnya tulisan yang akan dihasilkan mengenai topik ini
  • Mengajukan pertanyaan WHAT
  • Kreatif, Fleksibel, dan juga terbuka dalam hal mencari sumber data
  • Aturan dan juga tahapan penelitian ini tidak pasti
  • Pada umumnya banyak memakan waktu dan juga biaya

Tujuan Penelitian Eksploratif

Berikut adalah tujuan, fungsi, atau manfaat dari penelitian eksploratif.

  • Untuk bisa menjadikan topik baru tersebut lebih dikenal oleh masyarakat luas.
  • Memberikan berbagai macam gambaran dasar mengenai berbagai topik bahasan. Menggeneralisasi sebuah gagasan dan juga mengembangkan berbagai teori yang bersifat tentatif.
  • Untuk membuka berbagai kemungkinan akan diadakannya sebuah penelitian lanjutan terhadap topik yang telah dibahas.
  • Serta bisa menentukan teknik dan juga arah yang akan digunakan dalam hal penelitian berikutnya.
  • Untuk bisa melakukan penelitian eksploratif, pada umumnya tidak ada penelitian sebelumnya yang bisa dilakukan atau yang sudah ada tidak bisa menjawab masalah dengan cukup tepat.
  • Ini merupakan sebuah penelitian yang memakan waktu sehingga perlu kesabaran dan juga memiliki risiko yang terkait dengannya.
  • Peneliti bisa memeriksa semua informasi yang telah tersedia untuk berbagai studi tertentu yang sedang dilakukannya.
  • Tidak ada seperangkat aturan untuk bisa melakukan penelitian itu sendiri, oleh karena itu penelitian ini bersifat fleksibel, luas dan juga tersebar.
  • Penelitian ini perlu memiliki nilai ataupun kepentingan. Jika masalah yang tidak penting, maka penelitian yang dilakukan ini tidak efektif.
  • Penelitian ini juga harus memiliki beberapa teori yang bisa mendukung temuannya. Karena hal ini akan memudahkan para peneliti untuk menilai dan juga melanjutkan penelitiannya.
  • Penelitian eksploratif semacam itu biasanya bertujuan menghasilkan data kualitatif, namun dalam berbagai kasus tertentu maka data kuantitatif dapat digeneralisasi untuk sebuah sampel yang lebih besar melalui berbagai penggunaan survei dan juga eksperimen.
  • Menjadikan sebuah topik yang baru dan lebih dikenal oleh masyarakat yang luas.
  • Mengembangkan berbagai gambaran dasar mengenai sebuah topik yang sedang dibahas
  • Menggeneralisasi beberapa dari gagasan dan juga mengembangkan teori yang bersifat tentatif.
  • Membuka kemungkinan akan diadakannya penelitian lanjutan yaitu mengenai topik yang sedang dibahas.
  • Memformulasikan sebuah pertanyaan dan juga menjelaskan kembali sebuah topik. Sehingga hal tersebut menjadi lebih sistematik untuk bisa dimengerti
  • Mengembangkan berbagai teknik dan juga arah untuk penelitian selanjutnya

Contoh Penelitian Ekploratif

Meneliti Sistem tukar-menukar barang yang terdapat di pedalaman suku Badui yang terdapat di tengah hutan di Jambi Sumatera.

Contoh sederhana terjadi pada kehidupan sehari-hari dalam sebuah metode penelitian eksploratif ini yaitu menganalisa berbagai kebiasaan yang dilakukan laki-laki dan juga perempuan pada posisi duduk di kelas.

Kemudian menyimpulkan mana yang cenderung untuk duduk di barisan paling depan.

Perbedaan Penelitian Eksploratif dan Deskriptif

Ada 2 hal yang membedakan untuk penelitian eksploratif, yaitu :

  1. Objek yang diteliti

Pada Eksploratif, maka sosok yang diteliti tersebut masih belum jelas.

Sedangkan Pada penelitian deskriptif, maka sosok sesuatu yang akan diteliti sudah sangat jelas.

Tapi sifat dan keadaannya yang belum Anda ketahui sehingga perlu untuk dipaparkan.

  1. Dari segi Desainnya

Pada Penelitian eksploratori, maka tata cara ataupun langkah-langkah penelitiannya tidak terstruktur-baku seperti halnya penelitian deskriptif jauh lebih luwes, serta bisa diubah-ubah sesuai dengan situasi pula.

Akhir kata

Itulah penjelasan mengenai peneltian eksploratif mulai dari pengertian, ciri-ciri secara umum dan menurut para ahli, tujuan atau manfaat, contoh, serta perbedaanya dengan penelitian deskriptif.

Semoga pembahasan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Terima kasih.

Share on:

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang juga hobi bermain game dengan genre FPS

Tinggalkan komentar