Cara Membudidayakan Ikan Cupang
General

Cara Membudidayakan Ikan Cupang (Panduan Lengkap)

Cara membudidayakan ikan cupang dapat dikatakan tidak mudah. Sebab jika Anda tidak benar-benar paham mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan maka kemungkinan besar proses penjinahan akan gagal.

Padalah ternak cupang sendiri bisa menjadi profesi yang menguntungkan apabila dilakukan dengan profesional. Sebab ikan cupang adalah ikan hias yang sangat cantik untuk dijadikan pajangan.

Selain itu harga ikan cupang hias sendiri juga relatif mahal jika dibandingkan dengan ikan hias lainnya.

Oleh sebab itu, pada artikel ini Ngeneki mencoba untuk memberikan panduan lengkap mengenai bagaimana cara membudidayakan ikan hias tersebut sebagai berikut.

Cara Membudidayakan Ikan Cupang

Mengenal Ikan Cupang

Ikan Cupang adalah ikan air tawar yang habitat asalnya berasal dari beberapa negara Asia ( Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam).

Di kalangan penggemar ikan cupang dibedakan menjadi tiga yaitu cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.

Ikan tersebut juga termasuk jenis ikan hias yang mampu hidup dalam waktu yang lumayan lama bahkan dengan volume air yang sedikit.

Sekali ikan cupang bertelur akan menghasilkan 1000 telur. Sedangkan untuk makanan ikan cupang relatif mudah dicari karena biasa dijual di toko pakan ikan.

Jika ingin pakan yang lebih bagus, Anda bisa mencari menggunakan cacing sutra.

Membedakan Ciri-Ciri Ikan Cupang

A. Ikan Cupang Jantan

Ikan Cupang jantan biasanya memiliki tingkat agresifan yang tinggi dari pada si betina adapun ciri-ciri ikan cupang jantan sebagai berikut.

  • Warna agak mencolok dan tidak kusam.
  • Badan ramping dan panjang.
  • Memiliki sirip bawah atau disebut (dasi) yang panjang.
  • Mempunyai ekor yang indah.

B. Ikan Cupang Betina

Cupang betina biasanya selalu berdiam diri di tempat dan tidak bergerak terus seperti si jantan, adapun ciri-ciri cupang betina sebagai berikut.

  • Warna tidak mencolok ataukusam.
  • Mempunyai perut besar dan mempunyai garis vertikal.
  • Ekor lebih kecil dan tidak memiliki corak seperti jantan.
  • Badan besar dan agak pendek.
  • Mempunyai dasi pendek.

Proses Produksi Pembenihan Ikan Cupang

A. Bahan Pendukung Pembenihan Ikan Cupang

Persiapan Media Pemijahan

  • Botol bekas
  • Kaca dan lem kaca untuk membuat akuarium

Pemeliharaan dan Pemijahan Induk

  • Induk ikan cupang yang berkualitas (jantan berusia kurang lebih 7 bulan sedang kan betina berusia 7 bulan lebih).
  • Pakan alami yang memiliki protein tinggi seperti cacing sutra. 

Pemeliharaan Larva dan Benih

  • Pakan untuk benih yang berukuran kecil seperti artemia dan kutu air

B. Alat Pendukung Pembenihan Ikan Cupang

Dalam usaha pembudidaya ikan cupang, mesin atau alat yang digunakan tidak terlalu rumit, bahkan kalian tidak memerlukan mesin.

Anda hanya memerlukan tumbuhan air atau plastik bekas yang ditaruh pada permukaan air yang bertujuan agar si calon induk cupang menaruh gelembung-gelembung di bawah tumbuhan air atau plastik tersebut.

Berikut ini contoh gelembung cupang yang sudah jadi.

C. Penjodohan Induk

Penjodohan induk bertujuan untuk menumbuhkan dan mematangkan gonad (sel telur dan sperma).

Penumbuhan dan pematangan ikan dapat dipicu melalui pendekatan lingkungan, pakan, dan hormonal. Tempat menempatkan ikan hias ini harus diperhatikan agar nafsu makan ikan dalam wadah lebih baik.

Berikut cara penjodohan induk Cupang

  1. Siapkan dua wadah dari botol marjan atau satu akuarium kecil tetapi di beri batas.
  2. Taruh ke dua induk di masing-masing wadah.
  3. Tunggu selama ikan itu berinteraksi satu sama lain dan menyesuaikan diri.
  4. Jika si pejantan sudah tidak agresif dan selalu mendekati si betina dan si betina juga mendekatinya maka dipastikan mereka sudah saling suka.
  5. Tunggu kurang lebih 3-5 hari lagi agar rasa cintanya bertambah hehehe.
  6. Setelah itu satukan Cupang dalam 1 wadah, tetapi kalian jangan panik karena Cupang saling serang satu sama lain, biarkan saja.
  7. Sediakan cairan penyembuh luka atau sebagai alternatif daun ketapang karena sesudah proses perjodohan sirip betina akan lepas karena perkelahian dengan ikan jantan saat akan dibuahi.

Nah, kalau sudah sekarang induk cupang siap dipijahkan.

D. Pemijahan Induk

Pemijahan induk adalah proses pembuahan sel telur oleh sperma. Proses pemijahan dapat secara alami atau buatan.

Proses pemijahan ikan Cupang dilakukan dengan cara berikut.

  1. Masukkan jantan wadah perkembangbiakkan
  2. Tunggu 1-2 hari sampai terlihat kumpulan gelembung-gelumbung yang cukup untuk menampung telur (tergantung pada jantannya).
  3. Betina digabungkan dengan pejantan (hati-hati pada mengangkat wadah agar gelembung tidak pecah).
  4. Setelah digabungkan, proses pemijahan berlangsung.
  5. Perhatikan telur yang dihasilkan, biasanya berada di bawah gelembung dan berwarna putih.
  6. Pejantan akan menjaga telurnya dan akan mengangkat telur yang jatuh dari gelembung.
  7. Apabila cupang sudah tidak melakukan proses pemijahan lagi, pejantan cenderung mengejar betina untuk mengajak berkelahi, segera pindahkan betina ke wadah lain dan siapkan daun ketipang atau obat biru untuk menyembuhkan sang betina.

E. Penetasan Telur

Penetasan telur bertujuan untuk mendapatkan larva. Oleh karena itu telur hasil pemijahan sebaiknya diambil dan ditempatkan di wadah yang lainya

Telur ikan cupang yang berhasil difertilisasi biasanya akan menetas dalam waktu 36-48 jam.

Telur mulai pecah dan akan menghasilkan burayak-burayak yang baru umur 1 hari. induk ikan jantan jangan di angkat terlebih dahulu sebelum burayak (larva) berenang secara bebas.

Burayak cupang sering kali terjatuh kedasar permukaan dan tidak bisa mengambil udara dari atas permukaan.

Induk jantan akan membantu burayak untuk naik ke atas. Burayak akan terlihat seperti titik hitam kecil yang hanya berenang naik dan turun.

F. Pembesaran Anak cupang

Sekarang Anda sudah berada di tahap terakhir dalam membudidayakan ikan cupang yaitu membesarkan ikan tersebut.

Berikut ini cara pembesaran anak cupang:

  1. Saat burayak telah dapat berenang serta kuning telur sudah abis maka seharusnya juga sudah tersedia wadah yang lebih besar.
  2. Pindahkan anak bersama induk jantannya.
  3. Benih ikan diberi makan kutu air kemudian wadah di tutup
  4. Sepuluh hari kemudian anak dipindahkan ke tempat yang lain.
  5. setiap satu minggu ikan dipindahkan ke tempat lain agar lebih cepat tumbuh.

Demikianlah cara membudidayakan ikan cupang. Ternak cupang bisa menjadi salah satu alternatif untuk Anda yang ingin memndapatkan penghasilan tetapi tidak ingin mengeluarkan banyak modal.

Bagi Anda yang belum mencoba, tunggu apalagi, langsung saja menuju toko ikan terdekat dan coba budidaya yang satu ini. Sekian dulu dari saya, semoga bermanfaat.

Mahasiswa DKV yang sejak kecil menjadi penggemar teknologi khususnya pada gadget seperti komputer dan smartphone

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *